Strategi Mempertahankan Bisnis Di Masa Pandemi

Penyimpanan aset berupa bahan baku produksi bertujuan untuk antisipasi permintaan pelanggan yang sulit ditebak atau membeli bahan dalam jumlah banyak karena biaya yang lebih murah. Kondisi penanganan Covid-19 yang belum stabil mengharuskan para pelaku usaha untuk siap menghadapi resiko di masa yang akan datang. Persiapan yang dilakukan adalah dengan membuat business plan atau perencanaan usaha. Selain likuiditas, Anda juga perlu memperhatikan aset dan utang bisnis.

“Bagi dunia bisnis dan pemilik aset, investasi berkelanjutan bukan sekedar “nice to invest” tetapi menjadi sebuah new-normal. Langkah terakhir adalah dengan memberikan pelayanan yang terbaik kepada pelanggan. Kualitas layanan ini sangat berpengaruh terhadap kepuasan pelanggan dan kelancaran usaha Anda kedepannya. Dengan berkomitmen selalu memberikan pelayanan terbaik, konsumen tidak akan ragu lagi untuk merekomendasikan produk Anda kepada orang lain. Langkah awal dalam memulai sebuah usaha dapat dilakukan dengan ara memeriksa bagaimana kondisi keuangan Anda.

Memikirkan strategi bisnis

Pilihan media penjualan juga beragam, baik melalui website ataupun platform e-commerce. Media sosial juga nyatanya banyak dimanfaatkan oleh pebisnis dari skala rumah sampai perusahaan untuk memperkenalkan produknya. Selain menentukan target pembeli, tim marketing juga memikirkan bagaimana caranya untuk mengenalkan produk atau jasa yang anda sajikan dikenal banyak orang. Hal ini biasanya dilakukan dengan cara branding dengan influencer atau dengan cara mengiklankan produk atau jasa anda di berbagai media sosial dan juga web site. Selain market, Instagram merupakan salah satu channel terbaik untuk menjalankan bisnis online. Sebagai salah satu media sosial terpopuler saat ini, Instagram dapat menjadi wajah bagi bisnis Anda, dikarenakan aksesnya yang mudah dan tampilan nya yang dapat disesuaikan dengan katalog produk Anda.

Bagaimanapun juga bisnis ritel menjadi salah satu tulang punggung perekonomian Indonesia. Menanggapi hal di atas, CEO Qasir Michael Williem mengatakan, harus ada unsur kehati-hatian dari gerakan migrasi di atas. Ia menyebut kerap kali usahawan luput memperhatikan risiko yang muncul dari pemasaran melalui media sosial dan platform marketplace/e-commerce. JAKARTA – Baru-baru ini, ramai perbincangan di media massa soal aksi korporasi besar dari GO-JEK dan Tokopedia. Dengan mergernya kedua perusahaan, dampak yang paling ditunggu tentu salah satunya datang dari kalangan pedagang online. [newline]Harapannya, dengan merger bersama GO-JEK, makin banyak pilihan dan kemudahan dalam proses distribusi barang ke pelanggan, dan lebih banyak area yang dapat dijangkau. Biasanya target pasar usaha ini kebanyakan adalah kaum hawa, karena mereka senang dengan berbagai aksesoris yang membuat HP nya terlihat lebih lucu dan menarik sehingga tidak terlihat membosankan.

Pada dasarnya memang semuanya bermanfaat, tetapi memilih usaha itu juga dibarengi oleh ardour atau kesukaan sehingga usaha Anda akan semakin berkembang dan sukses. Kelima strategi di atas dapat membantu meningkatkan performa UMKM Anda, lho. Buktinya, ada pelaku usaha yang tetap bisa bangkit dengan memanfaatkan teknologi lewat e- commerce yakni Uda Irman. Meningkatnya jumlah kasus masyarakat terinfeksi wabah virus corona di Indonesia membuat beberapa perusahaan mengambil keputusan yang tanggap untuk meliburkan karyawannya dengan bekerja di rumah. New normal sendiri merupakan tatanan baru atau kondisi baru untuk dapat beradaptasi dengan COVID-19. Hal ini diberlakukan dengan tujuan untuk menekan penyebaran virus dan juga perputaran perekonomian tetap berjalan.

Niqthania